Terlibat Judi Selama Piala Dunia 2018, Ribuan Orang Ditahan di Thailand

Spread the love

dibuka pada Kamis (14/6/2018). Hal ini berarti, turnamen sepak bola terakbar sejagat ini baru berlangsung kurang dari satu pekan.

Namun, pihak kepolisian Thailand sudah menahan ribuan orang di seantero negara itu akibat terlibat kasus judi bola, hanya dalam empat hari sejak Piala Dunia 2018 bergulir. Hal ini disampaikan otoritas penegak hukum.

Wakil Kepala Polisi Nasional Thailand, Chalermkiat Srivorakhan, mengungkapkan dari sekitar 3.000 orang yang ditahan, 250 di antaranya berasal dari penahanan yang dilakukan Bangkok serta beberapa provinsi sekitar Ibukota negara Thailand itu.

Lebih lanjut, lebih dari 100 ribu situs taruhan bola sudah terdeteksi, 100 di antaranya dioperasikan warga Thailand. Situs web lokal itu merupakan pengembangan dari cara berjudi konvesional, yang semula menggunakan cara tulis.

“Judi di Piala Dunia saat ini lebih besar dari empat tahun lalu karena masyarakat memiliki akses lebih mudah pada situs judi bola melalui telepon genggam,” kata Chalermkiat Srivorakhan.

Sementara Romsit Weeriyasan, Plt. Sekjen Anti-Pencucian Uang Thailand, menjelaskan pihaknya, operator telepon seluler, dan 36 lembaga keuangan bekerja sama untuk mendeteksi judi kartu online.

Romsit Weeriyasan memperingatkan orang tua untuk menjauhkan anak-anak mereka dari situs judi online karena mereka tidak hanya akan menghadapi tuntutan pidana tetapi juga menyita aset mereka.

https://judi.gratis/qqliga-com-situs-bandar-taruhan-agen-judi-bola-terbesar-indonesia/
https://judi.gratis/qqklik-situs-games-live-casino-online-mobile-terpercaya-indonesia/

https://www.taruhanbola.id/qqliga-com-situs-bandar-taruhan-agen-judi-bola-terbesar-indonesia/
https://www.taruhanbola.id/qqklik-situs-games-live-casino-online-mobile-terpercaya-indonesia/
(Sumber: https://www.bola.com/pesta-bola-rusia/read/3563746/terlibat-judi-selama-piala-dunia-2018-ribuan-orang-ditahan-di-thailand/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*